Cara Agar Kamar Tidak Lembab

Cara Agar Kamar Tidak Lembab – Kamar adalah tempat paling banyak dihabiskan untuk beristirahat. Penting untuk menjaga kamar tetap bersih agar tercipta kenyamanan dan kesehatan pun terjaga. Oleh karena itu, perlu mengetahui bagaimana cara agar kamar tidak lembab untuk mewujudkan kamar impian yang bersih dan nyaman.

Kamar yang lembab dan pengap dapat mengganggu kenyamanan dan berdampak buruk pada kesehatan. Hal ini karena kelembapan udara akan berpengaruh terhadap benda-benda di dalamnya seperti kasur dan selimut hingga menyebabkan ruangan berbau dan berjamur. Berikut cara-cara agar kamar tidak berbau lembab :

Temukan Sumber Kelembaban

Cara agar kamar tidak lembab yang pertama adalah mencari sumber kelembaban di kamar. Sumber kelembaban di kamar bisa berasal dari benda-benda yang berada didalamnya atau karena alasan sirkulasi udara yang kurang maksimal.

Bagi kamar yang ada AC, selang atau atap kamar, perhatikan apakah tidak ada kebocoran disana. Hal ini karena kebocoran air di dalam ruangan akan berpengaruh terhadap kelembaban udara dan bisa menyebabkan tumbuh jamur atau lumut.

Pasang Jendela atau ventilasi

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa kamar yang memiliki sirkulasi udara yang kurang dapat menyebabkan kelembapan. Jika sudah ada jendela di kamar, rajin-rajinlah membuka jendela setiap pagi sampai siang hari.

Pasang Exhaust Fan

Cara agar kamar tidak lembab selanjutnya adalah dengan memasang exhaust fan. Exhaust fan ini berbeda dengan kipas angin biasa, ini adalah kipas yang dipasang di langit-langit kamar, baik di kamar mandi maupun kamar tidur untuk mengimbangi suhu udara.

Baca Juga:  7 Cara Menata Tanaman Hias Di Teras Rumah Bergaya Minimalis

Exhaust fan akan menyedot udara di ruangan tersebut dan membuangnya keluar. Pemasangan exhaust fan cocok untuk kamar yang tertutup dan tidak memiliki jendela. Exhaust fan membuat sirkulasi udara berjalan lancar dan menghindari kelembaban.

Gunakan Dehumidifier

Selain menggunakan exhaust fan, untuk membantu menyerap kelembaban kamar tidur bisa menggunakan dehumidifier. Sama seperti exhaust fan, dehumidifier bekerja dengan cara meyerap kelebihan air di udara dan mengeluarkannya menjadi udara kering.

Cermat Dalam Mengorganisir Barang

Keberadaan barang-barang di kamar dapat berpengaruh terhadap kondisi kelembaban udara. Banyaknya barang di kamar dapat menyebabkan sirkulasi udara menjadi terganggu. Hal ini juga diperhatikan pada keadaan lemari pakaian.

Gunakan Penyerap Udara

Musim hujan akan menyebabkan kelembapan udara semakin meningkat. Ruangan atau kamar yang lembab dapat diatasi dengan menggunakan penyerap kelembaban. Hal ini untuk mencegah jamur tumbuh dan kadar air yang tinggi dalam ruangan juga dapat membahayakan pernapasan dan paru-paru.

Produk penyerap lembab dapat ditemukan di toko atau supermarket. Tetapi jika ingin menggunakan bahan-bahan alami dapat menggunakan garam, kapur maupun arang. Selain itu, tanaman yang biasanya digunakan untuk dekorasi juga bisa berfungsi mengurangi kelembaban udara.

Cat Ulang Dinding Kamar

Kamar dengan suhu yang lembab akan menyebabkan dinding akan berjamur, cat dinding mengelupas bahkan dinding semen menjadi rapuh. Untuk mengatasinya bisa dengan melakukan pengecatan ulang dinding kamar.

Sebelum pengecatan, pastikan jamur telah dibersihkan. Gunakan cat yang anti jamur atau anti lembab seperti No Drop atau Aquaproof. Untuk referensi, gunakan warna cat netral, seperti putih, abu-abu muda dan biru terang. karena sedikit banyak warna cat dapat mempengaruhi mood penghuninya.

Demikian berbagai cara agar kamar tidak lembab. Gunakan cara-cara di atas untuk menciptakan kamar yang bersih, sehat dan tidak lembab agar dapat kamar menjadi impian yang nyaman dan kesehatan pun terjaga.

Baca Juga:  Cara Membuat Garasi Mobil Sederhana Dalam Lingkup Padat Penduduk
Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *