Inilah 6 Cara Merawat Tanaman Strawbery Yang Wajib Disimak Pemula

Inilah 6 Cara Merawat Tanaman Strawbery Yang Wajib Disimak Pemula

Cara Merawat Tanaman Strawbery

Cara Merawat Tanaman Strawbery – Strawbery menjadi jenis buah yang cukup populer ditanam dengan teknik hidroponik maupun polybag. Cara merawat tanaman strawbery memang tidak mudah, terutama jika ditanam di dataran rendah.

Menyiapkan media tanam yang cocok dan melakukan tindakan lain seperti memberi pupuk hingga memangkas daun. Hal tersebut dilakukan agar tidak menghambat pertumbuhan tanaman. Berikut ini pembahasan mengenai perawatan strawbery wajib disimak:

Memilih Media Tanam

Menanam strawbery idealnya di dataran tinggi yang sejuk dan subur. Jika ingin menanamnya di daerah dataran rendah, tentu pemilihan media tanam harus diperhatikan. Hal tersebut bisa mempengaruhi ukuran serta rasa buah ketika dipanen.

Pada umumnya strawbery ditanam di tanah yang cenderung gembur. Kemudian, campurkan tanah dengan arang sekam serta pupuk kandang. Setelah itu, media tanam dibiarkan selama sekitar seminggu sebelum menebar benih strawbery.

Siapkan polybag dan masukkan media tanam ke dalamnya hingga terisi ⅔ bagian. Penggunaan polybag ini bertujuan supaya lebih gampang dipantau dan dirawat.

Memberikan Pupuk yang Tepat

Memberi pupuk menjadi bagian penting jika ingin strawbery tumbuh subur serta berbuah lebat. Penggunaan pupuk organik maupun anorganik bisa ditambahkan ke media tanam. Pupuk tersebut bisa dibuat sendiri atau membelinya di toko pertanian.

Jenis pupuk anorganik yang dipakai biasanya mengandung phospor, nitrogen serta kalium. Sedangkan, pupuk organik bisa terbuat dari campuran cangkang telur dan pakan ayam. Selain itu, pemberian pupuk dapat dilakukan sekitar sebulan dari penanaman bibit pertama.

Menyiram Tanaman

Cara merawat tanaman strawbery selanjutnya yaitu dengan rajin menyiramnya. Proses penyiraman tanaman ini umumnya dilakukan sekitar dua kali sehari supaya tumbuh subur Menyiram dapat membantu menjaga kelembaban tanah, terutama saat musim kemarau.

Baca Juga:  Bagaimana Cara Memelihara Tanaman Jagung Agar Tidak Mengalami Gagal Panen Bagi Pemula

Jika musim hujan, tanaman boleh disiram ketika media tanam terlihat kering, Selain itu, terlalu sering menyiram tanaman dapat membuatnya layu dan mati.

Memangkas Daun

Perkembangan tanaman harus sering dikontrol agar terhindar penyakit atau hama. Caranya tanaman perlu dipangkas secara rutin untuk mencegah penyakit yang hinggap di daun serta mengganggu proses pertumbuhan.

Pemangkasan ternyata juga dapat membuat proses fotosintesis lebih efisien. Dengan begitu, kualitas buah strawbery lebih bagus dan segar.

Supaya produktivitas tanaman meningkat, pemangkasan juga bisa dilakukan di bagian stolon. Pemangkasan tersebut umumnya dilakukan pada penanaman dengan wadah polybag maupun teknik hidroponik.

Tidak hanya itu, pemangkasan juga dilakukan pada bagian bunga agar tumbuh rimbun. Hindari memotong semua bagian bunga, sebaiknya sisakan primer, sekunder serta tersier. Selain bagian tersebut akan mempengaruhi buah yang dihasilkan.

Mencegah Hama dan Penyakit

Selain memangkas daun, tanaman perlu diberi insektisida maupun akarisida agar bebas dari hama dan penyakit. Jenis hama yang seringkali muncul yaitu tungau, nematoda, kutu putih dan daun.

Hama dan penyakit tersebut dapat mengganggu proses pertumbuhan hingga tanaman mati. Oleh karena itu, pemberian insektisida harus dilakukan secara teratur sehingga tanaman strawbery tumbuh sehat dan subur.

Mengganti Media Tanam dengan yang Baru

Penggantian media tanam perlu diterapkan agar strawbery dapat tumbuh dengan subur. Proses penggantian ini bisa dilakukan ketika akar tanaman sudah terlihat keluar dari polybag.

Proses pertumbuhan strawbery akan terhambat jika media tanam tidak cepat diganti. Hal tersebut akan menyebabkan tanaman mati atau gagal menghasilkan buah. Tidak hanya itu, tanaman menjadi lebih subur dan meningkatkan produktivitas buah.

Demikian pembahasan cara merawat tanaman strawbery. Pastikan pemilik mengikuti cara merawatnya agar strawbery tumbuh subur. Dengan begitu, buah yang dihasilkan lebih berkualitas serta rasanya manis dan segar.

Baca Juga:  Langkah-Langkah Budidaya Kopi Robusta Hingga Panen Kopi

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *