
Pemasangan Relay Klakson Motor– Pemasangan relay klakson motor sebenarnya adalah hal yang mudah dan bahkan bisa dilakukan sendiri tanpa perlu menggunakan sistem servis. Namun, memang agak sulit untuk memahami cara pemasangannya, karena pada komponenya terdapat pada sekali ujung relay.
Asal para pengguna mengerti bagian ujung relay mana saja yang harus dipasang. Para pemilik motor bisa memasang ujung relay pada komponen yang ada. Karena itu, berikut akan dibahas bagaimana cara untuk melakukan pemasangan ini terutama dengan 2 sistem.
Komponen yang Dibutuhkan Untuk Pemasangan
Sebelum mengetahui cara pemasangannya, tentu saja para pemilik motor harus menyiapkan dulu komponen yang dibutuhkan untuk relay klakson. Ada beberapa komponen yang wajib disiapkan dalam proses pemasangan ini, berikut adalah daftar komponen yang diperlukan:
- Socket untuk relay.
- Terminal konektor untuk relay.
- Kaki relay dengan jumlah kaki 4.
- Fuse box dengan terminal konektor yang disesuaikan arus motor.
- Kabel serabut dengan tebal 5 mm.
- Ring terminal dengan diameter 10 mm.
Pemilihan komponen relay harus para pemilik motor sesuaikan dengan arus motor yang akan dipasangi relay klakson. Setelah komponen di atas disiapkan, para pengguna bisa melanjutkan dengan cara pemasangan.
Cara Pemasangan Relay Klakson Motor
Kebanyakan sistem relay klakson memiliki dua sistem di dalamnya, yaitu sistem negatif dan juga sistem positif. Umumnya, sistem negatif memiliki 2 kabel saluran. Sedangkan, pada sistem yang positif menggunakan satu kabel yang menghubungkan langsung ke saklar klakson.
Berikut adalah cara pemasangan kabel pada kedua sistem tersebut. Untuk memudahkan pemasangannya, akan disesuaikan dengan nomor yang tertera pada terminal dan komponen socketnya.
Berikut adalah cara pemasangan kabel pada kedua sistem tersebut. Untuk memudahkan pemasangannya, akan disesuaikan dengan nomor yang tertera pada terminal dan komponen socketnya.
Pemasangan pada Sistem Negatif
Karena sistem negatif memiliki dua kabel, maka lebih baik untuk memasang sistem negatif lebih dahulu. Pada sistem ini yang terlibat adalah ujung nomor 30, 87, 85, dan juga ujung 86.
- Ambil ujung relay nomor 30 dan arahkan ke ujung aki yang positif. Gunakan kabel yang tebal dan langsung terhubung dengan aki.
- Kemudian, arahkan nomor 87 pada ujung klakson yang positif. Bisa menggunakan kabel yang berukuran tebal maupun sedang.
- Kemudian arahkan nomor 85 ke ujung klakson A.
- Pada ujung nomor 86 diarahkan pada ujung kabel klakson B.
- Untuk pasangan nomor 85 dan 86 bisa dibolak-balikan sesuaikan dengan polaritasnya.
Setelah pemasangan sistem negatif, baru para pemilik motor bisa melanjutkan pemasangan dengan sistem positif. Karena sistem positif hanya memiliki satu kabel, langsung dihubungkan dengan bagian saklarnya.
Pemasangan pada Sistem Positif
Setelah sistem negatif terpasang, selanjutnya para pemilik motor bisa melanjutkan dengan pemasangan ke sistem positif. Untuk pemasangan ini nomor kabel yang dilibatkan juga sama seperti sebelumnya. Namun, arah hubungannya langsung ke saklar. Berikut adalah caranya:
- Pasangan nomor 30 ke sisi positif dari aki, gunakan kabel yang tebal karena langsung terhubung ke aki.
- Kemudian, untuk nomor 87 hubungkan langsung ke klakson dengan kabel yang sedang.
Hubungkan sisi nomor 85 ke klakson A, sedangkan untuk ujung nomor 86 bisa langsung dipasang ke body motor dan mengarah ke saklar motor.
Manfaat Menggunakan Relay Klakson
Relay klakson memiliki keunggulan jika dibandingkan dengan sistem klakson biasa. Berikut adalah manfaat menggunakan jenis klakson ini dibandingkan klakson yang standar.
- Suara klakson akan lebih lantang.
- Saklar klakson bisa lebih awet dan bisa digunakan lebih lama.
Itulah cara pemasangan relay klakson motor dan juga manfaat sistemnya. Pemasangannya memang mudah, namun para pemilik motor harus benar-benar memperhatikan nomor pemasangan pada ujungnya.




