Jenis Pupuk Dan Proses Pemupukan Cabe Keriting Agar Tumbuh Maksimal

Jenis Pupuk Dan Proses Pemupukan Cabe Keriting Agar Tumbuh Maksimal

Proses Pemupukan Cabe

Proses Pemupukan Cabe – Jenis pupuk dalam pemupukan cabe keriting memang harus diketahui dengan baik, tentunya agar pertumbuhan cabe juga maksimal dan juga berkualitas. Penggunaan pupuk ini juga harus diatur takaran dan jumlah yang diberikan pada tanaman cabe.

Terdapat sekitar 4 jenis pupuk yang bisa digunakan untuk membantu proses pertumbuhan tanaman cabe keriting secara optimal. Simak penjelasannya berikut ini dengan seksama dan jelas.

Jenis Pupuk Cabe Keriting

Sebelum lanjut pada pembahasan bagaimana proses pemupukan cabe keriting tentu saja harus tahu jenis pupuk yang digunakan di dalamnya. Selanjutnya bagi yang baru menanam cabe keriting ini harus tahu takaran yang pas pada penggunaan setiap jenis pupuk.

Pupuk Kandang

Unsur hara ini diperlukan tanah untuk meningkatkan kualitas tanah menjadi semakin subur. Pupuk kandang mengandung N, P dan juga K yang penting bagi tanah. Pemberian pupuk kandang ini bisa setelah 26 hari tanaman cabe keriting ditanam dan dibudidayakan.

Pupuk Kompos

Pupuk daun ini bisa digunakan juga untuk campuran saat akan menyemai benih cabe keriting. Kandungan pupuknya juga meningkatkan unsur hara tanah seperti N, K, P selain itu juga memiliki kandungan Mg dan Ca yang tidak kalah tinggi.

Pupuk Urea

Kemudian jenis pupuk dalam pemupukan cabe keriting yang bisa diaplikasikan sebagai bahan tambahan untuk tanah penanaman cabe. Selain itu kandungan unsur hara dalam pupuk anorganik ini juga tinggi seperti N, P, K.

Jenis pupuk anorganik yang bisa digunakan yakni urea, Kcl, Npk Mutiara dan juga ada Sp-36. Pemberian jenis pupuk ini bisa saat usia tanaman telah dipindahkan pada lahan bedengan yang bermulsa.

Larutan Pupuk Phonska

Pupuk jenis ini memberikan manfaat untuk merangsang pertumbuhan tanaman cabe pada ketiak tanaman. Cabe yang diberikan pupuk ini maka akan cepat tumbuh tunas pada bagian ketiak daun dan nantinya pasti berbuah dengan lebat. Oleh sebab itu pupuk ini memiliki banyak kandungan N di dalam pupuknya.

Baca Juga:  Strategi Pemupukan Sawit Di Lahan Gambut Untuk Mendapatkan Hasil Maksimal

Cara Pemupukan Cabe Keriting Yang Benar

Beberapa jenis pupuk diatas bisa ditemukan dengan mudah pada toko pertanian sekitar, atau malah bisa diproduksi sendiri. Selanjutnya simak proses pemupukan cabe keriting yang bisa diikuti dan diaplikasikan.

Mengawali Dengan Pupuk Dasar

Tentunya sebelum melakukan proses tanam maka bisa lakukan pengaturan pada media tanamnya yakni tanah tersebut. Pupuk yang dibutuhkan diantaranya Urea, SP36, dan Kcl disebar dan diratakan saat membuat bedengan.

Proses pemberian pupuk ini tentunya dilakukan sebelum bedengan dipasangi mulsa. Pemberiannya bisa dengan takaran setengah dosis saja. Jangan lupa untuk meratakan pupuk dengan baik dan benar.

Melanjutkan Dengan Pupuk Susulan

Proses pemupukan ini memang ditujukan untuk memberikan cadangan unsur hara yang dibutuhkan untuk fase vegetative sampai generative. Cara pemberiannya dicairkan terlebih dahulu untuk pupuknya kemudian diratakan pada tanaman.

Tujuan dicairkan yakni agar bisa dengan mudah diserap oleh tanah, sehingga tanaman akan dengan mudah mendapatkan asupan ini. Lakukan proses pemupukan saat 1-4 minggu dengan sisa pupuk dasar.

Pupuk yang digunakan untuk proses ini diantaranya NPK, bisa diberikan dengan takaran 15-30 gram untuk 1 liter air yang dicampurkan. Berikan setiap minggu mulai usia tanam 7 hari, kemudian bisa lanjutkan 2 minggu sekali.

Itulah beberapa uraian tentang jenis pupuk dalam pemupukan cabe keriting yang bisa diketahui. Selain itu juga penting dalam mengetahui takaran yang tepat untuk pemberian jenis pupuk diatas.

Selain takaran maka juga harus tahu waktu pemberian pupuk yang baik dan benar itu setiap kapan dan waktunya. Hal ini dikarenakan agar tidak salah dalam pemberian pupuk dan nantinya malah menghambat pertumbuhan cabe yang ditanam.

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *