Saham nikel Di Indonesia

Saham Nikel Di Indonesia – Nikel merupakan salah satu hasil tambang yang kebutuhannya terus meningkat di seluruh dunia. Hal ini tentunya menjadikan saham-saham perusahaan nikel Indonesia menjadi golongan yang paling dicari investor. Pada pasar saham, ada beberapa jenis saham nikel di Indonesia yang bisa dijadikan pilihan utama.

Dengan mengetahui ada saham apa saja, maka tiap investor bisa mengetahui seluk-beluk dasarnya. Sehingga, alokasi dana yang dipakai bisa menyeluruh dan lebih terstruktur. Penasaran apa saja saham yang bisa dibeli khususnya dari Indonesia? Simak uraian lengkapnya berikut ini secara mendalam dan menyeluruh:

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM)

Jenis saham pertama yang bisa dipilih adalah saham dari PT Aneka Tambang Tbk. Kode saham untuk perusahaan ini adalah ANTM. Secara menyeluruh, nikel adalah salah satu komoditas utama dari perusahaan ini. Bagi investor yang ingin beralih ke industri pertambangan nikel, maka bisa memilih saham ini untuk mengalokasikan dana.

Berdasarkan data terbaru, harga saham ANTM berada di kisaran 2.660 rupiah. Tentunya, nilai ini bisa terus naik atau turun menyesuaikan dengan kondisi yang ada. Namun jika dilihat dari pergerakannya, peningkatan terus terjadi dari saham ini. Artinya, banyak pula investor yang mempercayakan dananya pada saham ini.

Jika dilihat dari aspek keuangannya, pendapatan perusahaan ini terbilang signifikan naik hingga di angka 28%. Namun untuk laba bersih dan laba per sahamnya, terjadi penurunan di tingkat tertentu. Hal ini tentunya menyebabkan margin laba bersihnya juga menurun. Namun semua ini juga bisa berubah jika pergerakannya menuju arah yang lebih baik lagi.

Baca Juga:  Inilah 5 Cara Merakit Rangka Kanopi Baja Ringan Dengan Mudah

PT Vale Indonesia Tbk (INCO)

Jenis saham nikel di Indonesia lainnya yang bisa dipilih adalah saham INCO. Saham ini adalah saham milik perusahaan PT Vale Indonesia Tbk. Bagi yang ingin fokus ke komoditas nikel yang terus berkembang, maka bisa segera memilih saham jenis ini. Sama seperti jenis saham lainnya, INCO juga terus mengalami pergerakan signifikan.

Harga saham INCO ada di kisaran 6.850 rupiah. Jika dibandingkan dengan saham ANTM, maka harga INCO jauh lebih mahal. Hal ini menunjukkan kualitas sahamnya yang baik dan terjamin. Berdasarkan data terbaru, saham ini mengalami kenaikan secara terstruktur dalam kurun waktu yang lumayan panjang.

Komponen ini tentunya tidak terlepas dari aspek keuangan yang dimiliki perusahaan ini. Pendapatan PT Vale Indonesia Tbk sendiri juga mengalami kenaikan hingga 37%. Sedangkan untuk laba bersihnya juga mengalami kenaikan. Dua komponen penting ini membuat margin laba bersih perusahaan juga mengalami peningkatan signifikan.

PT Central Omega Resources (DKTF)

Perusahaan lain yang berbasis di industri nikel adalah PT Central Omega Resources. Kode saham untuk perusahaan ini adalah DKFT. Harga saham ini tergolong murah yaitu di kisaran 146 rupiah. Jika dibandingkan dengan shama nikel lainnya, maka harga saham ini tergolong sangat kecil dan ringan untuk dibeli.

Namun perlu diperhatikan juga komponen mendetail dari aspek keuangannya. Berdasarkan data terbarunya, saham DKFT mengalami penurunan nilai hingga 2%. Hal ini tentunya tidak terlepas dari beberapa aspek yang ada di dalamnya. Berikut adalah detail keuangan dari DKFT yang membuat nilai sahamnya menurun:

  • Pendapatan menurun hingga 12%.
  • Laba bersih anjlok sampai 677%.
  • Laba bersih per saham juga mengalami penurunan hingga 676%.
  • Sedangkan margin laba bersihnya turun sampai 786%.
Baca Juga:  5 Keuntungan Membeli Obligasi Pemerintah Yang Wajib Diketahui

Demikianlah penjelasan lengkap mengenai jenis saham nikel di Indonesia yang bisa dipilih. Dengan tiga saham di atas, maka investor bisa memilih yang paling pas dan paling menjanjikan untuk jangka panjang. Dengan mengetahui setiap aspeknya, maka akan lebih mudah dalam melakukan analisis dan perkiraan.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *