Tanam Buah Dalam Pot

Tanam Buah Dalam Pot – Menanam buah dalam pot adalah solusi bagi yang memiliki lahan yang terbatas namun ingin mempunyai kebun buah. Tanam buah dalam pot mempunyai segudang kelebihan, antara lain mudah dipindahkan dan dirawat, serta mempercantik rumah.

Metode menanam buah dalam pot atau yang dikenal dengan tabulampot ini cocok diterapkan di daerah perumahan kota. Maka dari itu, simaklah langkah-langkah berikut ini bagi yang ingin menjajal teknik menanam dengan tabulampot:

Memilih Bibit atau Benih Berkualitas

Tidak semua jenis tanaman buah dapat menghasilkan buah menggunakan teknik tanam buah dalam pot atau tabulampot ini. Ditambah lagi, iklim dan dataran harus menjadi bahan pertimbangan dalam memilih bibit karena keduanya mempengaruhi pertumbuhan beberapa tanaman.

Maka dari itu, pilihlah benih atau bibit tanaman buah yang bisa hidup dalam pot dan dapat tumbuh menyesuaikan karakteristik lingkungan. Sebagai contoh, pilihlah tanaman seperti stroberi, raspberry, blueberry, tomat, jeruk, nanas, buah naga, dan sebagainya.

Menyiapkan Pot dan Media Tanam yang Sesuai

Pot yang digunakan untuk metode ini sebaiknya berbahan dasar plastik atau tanah yang dilengkapi dengan lubang drainase di bagian bawahnya. Pilih juga pot dengan kualitas bagus dan ukuran yang besar, idealnya berdiameter kisaran 40-60 cm.

Pembudidaya juga dapat menggunakan pot ukuran kecil terlebih dahulu, kemudian mengganti pot di kemudian hari saat tanaman bertumbuh besar. Hal ini bertujuan sebagai penanda untuk meremajakan tanaman buah dalam pot dan mengurangi risiko penyakit akar.

Media tanam yang digunakan juga bervariasi, namun pembudidaya dapat membuatnya sendiri dari bahan yang mudah ditemui di lingkungan sekitar. Umumnya, media tanam yang banyak digunakan adalah campuran tanah, pupuk organik, dan sekam dengan komposisi seimbang.

Menanam Bibit Tabulampot

Proses penanaman dimulai dengan mempersiapkan pot dan media tanam, lalu letakkan batu, kerikil, atau serpihan genting di bagian terbawah pot. Lalu, letakkan lapisan sabut kelapa di atasnya, barulah isi pot dengan media tanam.

Baca Juga:  Ketahui Pemberian Pupuk Bawang Merah Umur 10 Hari Dan 30 Hari Serta Proses Fase Panen Dan Pasca Panen

Letakkan bibit di tengah-tengah pot, lalu padatkan media tanam di sekitarnya agar bibit berdiri dengan kokoh. Apabila pembudidaya memilih menanam dari benih, pastikan ada jarak antar benih agar mendapat ruang untuk tumbuh dengan baik.

Setelah penanaman, siram tanaman dengan air dan bersihkan lingkungan sekitar tanaman dari sampah dan sisa bahan organik lainnya. Sesudah itu, lanjutkan proses menanam buah dalam pot atau tabulampot ini ke proses perawatan beserta pemeliharaan tanaman.

Merawat Tabulampot

Ada beberapa hal yang wajib diperhatikan ketika melakukan perawatan tabulampot, antara lain jumlah air, sinar matahari, pemangkasan, dan pemupukan. Tanaman buah dalam pot juga perlu dipertahankan dari serangan hama dan serangga yang dapat menghambat pertumbuhannya.

Untuk memastikan ketersediaan air, siram tanaman dalam frekuensi yang disesuaikan dengan keadaan iklim, normalnya dua kali sehari. Tempatkan tanaman di tempat yang terkena paparan cahaya matahari, serta lakukan pemangkasan secara rutin untuk mengurangi penguapan tanaman.

Pemupukan idealnya dilakukan setelah satu bulan masa penanaman, setelah itu barulah dilakukan selama 3-4 bulan sekali. Untuk pengendalian hama, cukup bersihkan gulma dengan mencabuti rumput liar atau semprotkan insektisida di sekitar area tanaman.

Memanen Buah Tabulampot

Setelah tanaman mulai berbuah, pemanenan yang dilakukan tidak jauh berbeda dengan teknik pemanenan tanaman dalam metode tradisional. Petik buah hati-hati tanpa merusak tanaman, atau gunakan gunting kebun untuk memotong tangkai buah pada tanaman.

Metode atau teknik tanam buah dalam pot dapat menjadi hobi untuk mengisi waktu luang dan memperkaya pengetahuan mengenai dunia pertanian dan tanaman. Oleh karena itu, lakukan langkah-langkah di atas untuk memulai teknik tabulampot dan rasakan hasilnya dalam waktu dekat.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *