Trading Saham Halal Atau Haram

Trading Saham Halal Atau Haram – Bagi calon trader muslim, tentunya ada banyak pertimbangan yang harus dipikirkan sebelum melakukan kegiatan tradingnya. Tidak sedikit yang bertanya apakah trading saham halal atau haram untuk dijalankan seorang muslim. Aspek ini tentunya penting untuk diketahui secara mendalam.

Agar lebih paham, maka pada artikel ini akan diuraikan penjelasan mengenai jawaban dari pertanyaan tersebut. Selain itu, akan diberikan pula tips-tips menjalankan kegiatan tradingnya. Untuk mengetahui rinciannya, simak jawaban mendetail di bagian bawah ini:

Hukum Trading dalam Perspektif Islam

Sebelum melakukan trading, pasti banyak yang penasaran apakah trading saham halal atau haram untuk dijalankan. Apabila haram, pastinya proses kegiatan ini tidak bisa diikuti atau dilakukan oleh masyarakat yang memiliki agama Islam.

Namun untuk menemukan jawabannya, maka bisa mengacu pada ketentuan yang sudah ditetapkan oleh MUI. Berdasarkan fatwa MUI, kegiatan trading diperbolehkan asal masih mengacu dan mengikuti beberapa syarat yang ada.

Keputusan tersebut diambil setelah MUI mengacu pada beberapa dalil dan sumber hukum lingkup Islam yang berbeda-beda. Golongan Al-Qur’an sendiri sudah memiliki ayat-ayat yang bisa dijadikan pedoman pada proses penentuan halal atau haram ini.

Berdasarkan fatwa nomor 40, trading dikatakan sebagai proses yang halal dengan mengacu pada beberapa ketentuan. Aspek ini tentunya wajib untuk diketahui sebelum melakukan tradingnya secara langsung. Berikut rincian lengkapnya yang bisa dipahami:

  • Transaksi jual-beli saham diperbolehkan dan dinyatakan halal.
  • Saham yang diperjualbelikan dalam pasar modal harus merupakan saham yang nyata adanya dan bukan dari perusahaan yang tidak ada.
  • Semua saham yang sudah dibeli bisa dijual dan dibuat jaminan asal mengikuti semua prosedur dan syarat yang berlaku.
Baca Juga:  5 Produk Bank BRI Yang Paling Unggul, Wajib Tahu!

Apabila proses transaksi trading dijalankan dengan beberapa ketentuan tersebut, maka prosesnya bisa dikatakan sah dan legal. Kemudian untuk melihat halal atau tidaknya proses trading yang dijalankan, maka ada tiga acuan dasar yang sudah diterbitkan. Berikut diantaranya:

  • Pengelolaan perusahaan.
  • Transaksi saham.
  • Cara menerbitkan saham.

Jika semua acuan tersebut sudah disesuaikan dengan syariah Islam yang berlaku, maka tradingnya bisa dikatakan sebagai kegiatan yang halal untuk dijalankan. Sedangkan jika perusahaan penerbit saham memiliki produk beralkohol dan sejenisnya, maka proses tradingnya akan haram.

Tips Trading Sesuai Aturan Syariah

Setelah mengetahui informasi mengenai jawaban apakah trading saham halal atau haram untuk dilakukan, maka akan diberikan informasi mengenai tips menjalankannya. Dengan adanya beberapa tips ini, maka proses trading akan lebih terarah dan sesuai dengan ketentuan.

Setidaknya ada tiga tips utama yang bisa diikuti dan dijalankan. Penasaran apa saja tips yang bisa diikuti agar proses trading sesuai syariah? Untuk mengetahui rinciannya, simak detail yang ada di bagian bawah ini secara menyeluruh ke segala bagiannya:

Temukan Aplikasi Trading yang Tepat

Saat ini, pilihan aplikasi untuk melakukan proses trading sudah sangat banyak. Ada golongan aplikasi yang menyediakan layanan konvensional, ada juga yang menyediakan layanan berbasis syariah. Oleh sebab itu, riset dulu apa saja aplikasi yang menyediakan layanan syariah.

Aspek ini penting untuk ditelaah dan diriset sejak awal agar prosesnya bisa tepat mulai dari dasar. Bayangkan jika sudah memilih aplikasi trading dan sudah mulai melakukan kegiatan tradingnya, namun ternyata aplikasi tersebut tidak menjalankan aspek syariah. Maka kegiatan tradingnya akan sia-sia.

Pilih Saham yang Sudah Memakai Pedoman Syariah

Untuk memfasilitasi trader muslim, maka juga sudah ada saham-saham syariah yang bisa dipilih untuk ditradingkan. Jumlahnya sendiri sudah sangat banyak dengan berbagai rinciannya masing-masing. Dengan demikian, trader tidak perlu bingung lagi untuk trading dengan aman.

Agar proses pemilihan sahamnya tepat, pakai saja aplikasi DES. Golongan aplikasi ini memang menyediakan rekomendasi saham-saham dari perusahaan yang sudah mengamalkan unsur syariah. Bahkan semua produknya sudah mengikuti ketentuan sehingga bisa dinyatakan halal.

Baca Juga:  5 Kelebihan Esmart BNI Sekuritas, Simak Ulasanya Disini

Lakukan Analisa Saham

Tips ketiga adalah dengan melakukan analisa saham. Proses yang satu ini tentunya sangat penting untuk dijalankan agar kegiatan trading tidak salah arah. Oleh sebab itu, pastikan melakukan analisa secara teknikal dan fundamental sebelum melakukan trading.

Semua penjelasan diatas tentunya sudah menjawab pertanyaan apakah trading saham halal atau haram untuk dilakukan. Sudah diberikan pula beberapa tips untuk menjalankannya secara aman. Pastikan untuk memahami semua detailnya agar bisa masuk dengan benar ke dalam pemahaman.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *