Tutup Rekening BCA Online

Cara Tutup Rekening BCA – Kini proses membuat akun rekening di bank BCA sudah cukup mudah melalui transaksi online di handphone saja. Namun, saat ini hanya fitur pembukaan rekening saja yang tersedia di aplikasi m-BCA dan myBCA. Lantas, bagaimana ya cara tutup rekening BCA online? Simak penjelasannya berikut ini:

Hanya Rekening Tahaka Saja Yang Bisa Tutup Secara Otomatis dan Online

Hingga sekarang, BCA masih belum menyediakan layanan penutupan rekening secara online. Hanya ada satu jenis rekening BCA saja yang bisa ditutup secara otomatis. Produk simpanan Bank BCA itu adalah Tahapan Berjangka (Tahaka). Rekening Tahapan Berjangka. Tabungan yang didesain untuk mempersiapkan kebutuhan terencana di masa mendatang seperti DP Pembelian rumah, biaya pendidikan anak, dana liburan bahkan dana darurat.

Proses penutupan rekeningnya dapat dilakukan online dan otomatis selama memenuhi satu syarat penting yaitu telah selesai masa menabungnya. Saat masa menabung telah selesai maka secara otomatis rekening akan tutup dan dana yang terkumpul beserta bunganya secara otomatis akan dipindahkan ke rekening utama nasabah.

Alternatif Cara Tutup Rekening BCA Online Tanpa Ke Bank

Meski cara tutup rekening BCA online ini masih belum diakomodir oleh pihak BCA Namun, ada cara lain selain datang langsung ke kantor cabang Bank BCA. Cara tersebut dengan membiarkan rekening kosong selama beberapa bulan berturut turut tanpa ada transaksi. Adapun langkah-langkahnya berikut ini:

Miliki Rekening BCA Cadangan

Sebelum melakukan penutupan rekening dengan cara dikosongkan, sebaiknya sudah memiliki rekening BCA lain yang masih aktif. Rekening ini sering disebut sebagai rekening cadangan. Tak lupa untuk menginformasikan kepada orang-orang terdekat maupun rekanan bisnis mengenai perubahan rekening untuk transaksi.

Baca Juga:  BCA Visa Platinum - Pengalaman Transaksi Kelas Dunia

Hal tersebut dilakukan untuk mencegah rekening tetap aktif. Rekening bisa tetap aktif karena masih ada transaksi keuangan baik setoran uang masuk ke rekening atau transaksi mutasi ke rekening lain.

Kosongkan Rekening BCA Yang Ingin Ditutup

Berikutnya, pindahkan semua dana ke rekening cadangan. Bisa juga melakukan tarik tunai di ATM agar isi saldo menjadi nol rupiah. Walaupun di ATM hanya terlihat nol rupiah, sebenarnya masih terdapat saldo mengendap.

Tunggu Selama Beberapa Bulan Hingga Rekening Tutup

Saldo mengendap ini nantinya akan digunakan untuk membayar biaya administrasi dan biaya saldo di bawah rata-rata hingga dana di rekening habis dan menutup secara otomatis oleh sistem. Ketentuan saldo mengendap, biaya administrasi dan saldo rata-rata di setiap produk berbeda-beda. Umumnya rekening yang sering digunakan adalah rekening Tahapan, Tahapan Xpresi, dan Tabunganku.

Saldo mengendap pada rekening Tahapan BCA adalah Rp50.000,-. Nominal biaya administrasi paling kecil sebesar Rp 45.000,- atau sebesar Rp15.000 per bulan. Biaya saldo dibawah saldo rata-rata sebesar Rp5.000,-. Apabila rekening tersebut dibiarkan kosong tanpa transaksi apapun selama 4 bulan saja maka diperkirakan bulan kelima rekening tersebut akan tutup.

Berikutnya adalah Tahapan Xpresi. Saat memindahkan semua dana ke rekening cadangan, saldo yang mengendap adalah Rp10.000,-. Lalu, biaya administrasi setiap bulannya sebesar Rp7.500,-. Apabila rekening dibiarkan kosong selama 3 bulan saja, diprediksi pada bulan keempat rekening akan tutup secara otomatis.

Selanjutnya adalah rekening Tabunganku. Rekening ini memiliki saldo mengendap sebesar Rp20.000,-. Perlakuan penutupan rekening secara otomatis pada Tabunganku berbeda dari yang lain. Karena rekening ini akan tutup secara otomatis setelah saldo di rekening habis untuk membayar biaya pasif setelah bulan ketujuh rekening tidak ada transaksi. Artinya diperlukan sekitar 16 bulan menunggu agar rekening benar-benar tutup secara otomatis.

Baca Juga:  Inilah 6 Pahala Mendengarkan Al Quran Yang Wajib Di Ketahui!

Baca Juga : Cara Mengurus Buku Rekening BCA Hilang Beserta Syaratnya

Cek Status Rekening Di ATM dan Mobile Banking

Setelah mendiamkan rekening beberapa lama, maka saatnya mengecek apakah rekening benar-benar telah tutup. Pertama, dapat melakukan pengecekan saldo di mesin ATM. Apabila tertulis rekening invalid dan kartu ATM tertelan maka rekening sudah dipastikan telah tertutup.

Kemudian, bisa juga mengecek akses mobile banking. Bila tidak bisa mengakses rekening melalui mobile banking, maka dapat dipastikan rekening sudah tertutup.

Walaupun cara tutup rekening BCA online masih belum tersedia. Setidaknya cara alternatif tutup rekening BCA ini masih dapat dilakukan. Tips ini sangat disarankan bagi nasabah lanjut usia dan sedang dalam keadaan yang kurang sehat.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *