Menyembuhkan Tangan Yang Tertindih Saat Tidur

Menyembuhkan Tangan Yang Tertindih Saat Tidur  – Kesalahan tidur di malam hari sering kali memiliki efek samping pada tubuh saat bangun tidur. Posisi tidur yang tidak tepat akan menyebabkan sakit atau kebas pada anggota tubuh terutama tangan. Sehingga sangat penting mengetahui cara menyembuhkan tangan yang tertindih saat tidur agar tidak mengganggu aktivitas ketika bangun tidur.

Ditindihnya tangan ketika tidur akan menyebabkan rasa nyeri dan kebas yang cukup mengganggu aktivitas. Tangan tentunya sangat berperan besar dalam kelancaran aktivitas sehari-hari. Untuk mengatasinya berikut cara untuk menyembuhkan tangan yang tertindih saat tidur agar tidak mengganggu aktivitas:

Kompres dengan Air Hangat

Tangan yang kebas dan nyeri dapat diatasi dengan mengompres atau merendam dengan air hangat. Rasa hangat dari air akan membuat otot-otot tangan sedikit rileks sehingga tangan menjadi tidak terlalu tegang. Rendam beberapa waktu hingga tangan menjadi rileks dan tidak kaku.

Aktivitas merendam tangan dengan air hangat ini juga baik dilakukan setiap hari. Sebelum memulai aktivitas di pagi hari rendam tangan sambil dipijat-pijat sedikit sebagai relaksasi otot tangan. Jangan lupa untuk memijat bagian ruas-ruas jari sehingga memperlancar peredaran darah di tangan.

Latih Tangan dengan Mengepal dan Menutup

Tangan yang sakit akibat tertindih akan terasa nyeri, kebas dan kaku akibat dari penyumbatan darah yang terjadi selama tidur. Usahakan agar mengistirahatkan tangan agar tidak melakukan aktivitas berat. Latih tangan dengan menggerakkan tangan agar tidak terlalu kaku. Rasa kaku tersebut dapat dikurangi dengan cara dilatih.

Gerakan yang dapat dilakukan agar mengurangi kekakuan tangan yaitu dengan menggenggam tangan (mengepal) dan menutup. Gerakan ini dapat membuat aliran darah ke seluruh tangan menjadi lebih lancar. Kekakuan tangan akan berkurang sedikit demi sedikit apabila dilatih setiap hari dengan cara tersebut.

Gerakan Bagian Tangan yang Terasa Sakit

Salah otot akibat tertindih ketika tidur juga dapat menimbulkan rasa sakit dan kebas pada tangan. Hal ini dapat diantisipasi dengan cara menggerakkan tangan agar otot tangan dapat lebih lemas. Gerakan yang dilakukan cukup perlahan saja agar tangan lebih rileks.

Sambil menggerakkan otot secara perlahan, cara menyembuhkan tangan yang tertindih saat tidur dapat juga dilakukan sedikit pijatan di seluruh tangan. Hal ini dilakukan agar otot yang salah tempat dapat kembali seperti semula. Lakukan kegiatan ini sesering mungkin setiap tangan terasa sakit.

Ubah Posisi Tidur

Jika tangan sering tertindih ketika tidur, hal yang paling utama dilakukan lebih dulu adalah dengan pencegahan. Pencegahan ini dapat dilakukan dengan mengubah posisi tidur yang awalnya sering menindih tangan. Posisi tidur yang paling disarankan oleh dokter agar tidak menimbulkan rasa nyeri ketika bangun tidur adalah posisi telentang.

Tangan diletakkan di samping tubuh dengan badan menghadap ke atas. Posisi ini mungkin tidak nyaman bagi orang yang terbiasa tidur menyamping dengan menopang tangan. Posisi ini memungkinkan agar dapat bernapas lebih lega dan tubuh menjadi rileks. Pertahankan posisi ini dengan diganjal menggunakan bantal di samping kiri dan kanan.

Perbanyak Konsumsi Vitamin B

Seringnya rasa kebas dan kesemutan pada anggota tubuh dapat disebabkan oleh kurangnya vitamin B. Kekurangan vitamin B akan membuat tangan dan anggota tubuh sering kesemutan dan kebas. Sehingga ketika bangun tidur atau duduk pada posisi tertentu anggota tubuh akan terasa kesemutan dan nyeri pada sendi dan otot.

Tentunya kekurangan vitamin B ini dapat diatasi dengan mengkonsumsi vitamin B. Bisa dilakukan dengan banyak memakan makanan yang mengandung vitamin B. Pilihan lain bisa juga dengan mengkonsumsi vitamin B kapsul yang banyak di jual di pasaran.

Demikianlah cara menyembuhkan tangan yang tertindih saat tidur. Cara – cara tersebut sangat mudah dipraktekkan tanpa perlu ke dokter sama sekali. Namun apabila rasa nyeri tersebut tidak kunjung mereda selama beberapa hari, sebaiknya konsultasikan ke dokter.

Baca Juga:  3 Cara Mengaktifkan Windows Defender Pada Windows10
Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *