Singkatan Dalam Saham Yang Wajib Dipahami Trader

Singkatan Dalam Saham Yang Wajib Dipahami Trader

Singkatan Dalam Saham

Singkatan Dalam Saham – Dalam jual beli saham terdapat banyak sekali istilah atau singkatan yang perlu dipahami dengan baik. Tujuannya adalah untuk menghindari terjadinya penipuan dalam investasi. Namun untuk mengetahui singkatan dalam saham tidak perlu menggunakan kamus saham. Berikut ini beberapa singkatan yang perlu dipahami ketika akan terjun ke dunia jual beli saham:

Haka dan Haki

Di dalam saham ada istilah Haka dan Haki. Istilah Haka merupakan singkatan dari Hajar Kanan. Artinya langsung membeli saham dengan memasang harga tertinggi pada kolom offer atau antrian jual (kanan). Dengan begitu probabilitas untuk mendapatkan saham yang diinginkan jauh lebih besar.

Sedangkan Haki merupakan singkatan dari Hajar Kiri. Maksudnya adalah strategi seorang investor dalam memasang harga terendah di kolom Bid atau antri beli (kiri). Tujuannya adalah agar sesegera mungkin dapat terjual dengan harga yang rendah.

CL dan TP

Singkatan dalam saham CL yaitu berasal dari Cut Loss. Istilah ini merupakan tindakan seorang investor dalam mencegah maupun mengurangi terjadinya kerugian yang semakin banyak. Jika saham seorang investor turun secara signifikan dan berkelanjutan, umumnya investor akan langsung menjual saham tersebut. Dengan begitu kerugian yang diterima tidak terlalu besar.

Sedangkan TP merupakan singkatan dari Take Profit. Maksudnya, investor merealisasikan keuntungan dengan cara menjual saham pada harga market yang lebih tinggi daripada harga beli. Perlu diketahui bahwa setiap investor memiliki batasan dalam mendapatkan keuntungan. Jika harga saham sudah mencapai harga tertentu dan sesuai dengan ekspektasi, maka investor akan segera menjualnya.

ARA dan ARB

Dalam saham ARA merupakan singkatan dari Auto Reject Atas sedangkan ARB adalah Auto Reject Bawah. Kedua istilah ini umumnya digunakan pada saham yang secara sistem bursa mengalami kenaikan maupun penurunan yang signifikan. Akibatnya, sistem bursa akan memberlakukan suspend atau penghentian perdagangan dalam waktu tertentu.

Baca Juga:  5 Kelebihan Esmart BNI Sekuritas, Simak Ulasanya Disini

Perlu diketahui bahwa setiap saham pasti memiliki batas auto reject yang berbeda. Hal ini tergantung pada harga dari saham tersebut. Adapun ciri-ciri saham mengalami ARA adalah tidak terdapat order di antrian jual atau offer. Sedangkan ciri-ciri saham mengalami ARB adalah tidak ada order di antrian beli atau bid.

Baca Juga : Cara Memilih Saham Fundamental Bagus Bagi Investor

BO dan BD

Istilah BO merupakan singkatan dalam saham Break Out. Artinya, level resisten tidak bisa menahan adanya kenaikan harga. Umumnya ketika BO terjadi, harga saham akan bergerak naik ke atas secara agresif. Biasanya hal ini akan terjadi ketika ada good news dari perusahaan penerbit saham atau isu regional dan global.

Sedangkan BD atau Break Down merupakan titik dimana level support sudah tidak bisa menahan penurunan harga. Ketika Break Down terjadi maka saham akan turun secara agresif hingga habis. Break Down juga terjadi ketika terdapat isu bad news dari perusahaan serta isu global maupun domestik.

FA dan TA

Istilah FA atau Fundamental Analisis adalah metode yang lebih menitikberatkan pada pendekatan kondisi ekonomi. Baik kondisi ekonomi negara, dunia, politik ekonomi dan lainnya. Fundamental Analisis ini digunakan trader untuk menilai secara makro yaitu bagus tidaknya sebuah saham dari sisi fundamental. Serta penilaian mikro yaitu mengenai valuasi instrumen keuangan dari saham.

Selanjutnya adalah istilah TA yang merupakan singkatan dari Teknikal Analisis. Teknikal Analisis ini merupakan metode analisis yang paling dikenal oleh trader. Sebab TA lebih sederhana dibandingkan FA. Umumnya, Analisis Teknikal ditujukan dalam memprediksi saham berdasarkan pergerakannya pada rentang waktu tertentu.

Itulah beberapa singkatan dalam saham yang wajib dipahami dengan baik sebelum memulai berbisnis di saham. Bermain saham hanya berdasarkan dengan perasaan dan pikiran saja akan sangat berbahaya bagi saham yang dibeli maupun akan dijual. Dengan mengetahui beberapa istilah tersebut, maka seorang trader bisa menganalisa saham dengan lebih baik.

Baca Juga:  Cara Mengatasi Layar HP Tidak Bisa Disentuh dan Dimatikan

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *