Jadwal Perdagangan Saham

5 Jadwal Perdagangan Saham Di Indonesia Yang Perlu di Ketahui

Jadwal Perdagangan Saham Di Indonesia

Jadwal Perdagangan Saham Di Indonesia – Bermain saham kini bukan hanya menjadi hobi yang menguntungkan saja. Banyak orang yang menjadikan saham sebagai pekerjaan sampingan dalam memperoleh penghasilan tambahan. Baik menjadi investor maupun trader, seseorang harus mengetahui berbagai hal mengenai saham, salah satunya yaitu jadwal pasarnya. Jika penasaran, simak jadwal perdagangan saham berikut ini:

1. Jam Perdagangan Pasar Reguler

Apabila seorang investor atau trader ingin membeli maupun menjual saham maka perlu tahu terlebih dahulu jam pasar reguler ini. Perdagangan di pasar reguler diadakan dalam beberapa sesi, yaitu pra-pembukaan, pra-penutupan serta pasca penutupan.

Pembentukan harga pada pra-pembukaan dilakukan berdasarkan price dan time priority, tepatnya pada jam 08.59 sampai 08.59.59. Sedangkan pra-penutupan akan terjadi pada pukul 14.50 hingga 14.58 ketika BEI memasukkan harga beli dan jual.

Kemudian pada 14.58.01 sampai 15.00.00, JATS akan memproses harga penutupan dan dipertemukan penawaran berdasarkan price dan time priority pada 15.00.01 sampai 15.00.59. Kemudian agenda pasca penutupan terjadi pada pukul 15.01.00 hingga 15.15.00.

Baca Juga : Ketahui Manfaat Reksa Dana Sebelum Melakukan Investasi

2. Jam Perdagangan Pasar Tunai

Jadwal perdagangan saham di pasar tunai dimulai pukul 09.00 hingga 11.30. Sesi ini diadakan setiap hari Senin sampai Jum’at. Sayangnya, pada pasar tunai perdagangan hanya dilakukan pada satu sesi saja. Siapapun tidak akan bisa menemukan sesi kedua jika melakukan perdagangan di pasar ini.

Oleh karena itu, seorang investor maupun trader harus bisa memanfaatkan waktu yang dengan sebaik mungkin. Sehingga hasil transaksi perdagangan yang dilakukan bisa lebih maksimal. Karena di pasar ini, proses penyelesaian transaksi jauh lebih cepat dibandingkan pasar reguler.

3. Jam Perdagangan Negosiasi

Pasar negosiasi diadakan khusus untuk melakukan transaksi yang bersifat pribadi. Sehingga baik penjual maupun pembeli bisa melakukan tawar menawar tanpa bursa sebagai perantara. Dengan kata lain, bursa hanya akan memantau jalannya transaksi dan menyepakati hasil yang ada.

Baca Juga:  Cara Menganalisa Saham Secara Teknikal Dan Fundamental

Pasar negosiasi biasanya dilakukan untuk pembelian saham dalam jumlah yang besar. Jadwal perdagangan di pasar negosiasi dilakukan dalam 2 sesi. Untuk sesi pertama dibuka hari Senin – Jumat jam 09.00 hingga 11.30. Kemudian sesi kedua masih dilakukan di hari yang sama namun dimulai jam 13.30 sampai 15.30.

Baca Juga : Cara Menghitung Average Down Saham Dan Strategi Penerapanya

4. Jam Perdagangan Derivatif

Ada 2 jenis derivatif, yaitu kontrak berjangka dan kontrak opsi. Derivatif berjangka merupakan perjanjian kontrak antara 2 atau lebih pihak untuk tujuan jual beli aset atau komoditas. Untuk sesi pertama pada kontrak berjangka dilakukan hari Senin – Jumat, mulai pukul 08.45 sampai 11.30 kemudian dilanjutkan sesi kedua yaitu pada pukul 13.30 hingga 15.15 waktu JATS.

Sedangkan derivatif kontrak opsi merupakan jual beli aset pada satuan harga tertentu sebelum atau ketika jatuh tempo. Sesi pertama berlangsung dari pukul 09.30 sampai 11.30 waktu JOTS, sedangkan sesi kedua yaitu pukul 13.30 hingga 15.30 waktu JOTS. Kedua sesi ini dibuka pada hari Senin hingga Jumat.

5. Jam Perdagangan Efek Bersifat Utang dan Sukuk

Dalam dunia saham, efek utang dan sukuk diperdagangkan melalui 2 sistem yaitu FITS dan SPPA. Surat utang atau obligasi yang bisa diperdagangkan melalui FITS yaitu obligasi serta sukuk yang tercatat di BEI. Perdagangan melalui FITS dilakukan pada hari Senin sampai Jum’at di 2 sesi berbeda.

Untuk sesi pertama dijalankan jam 09.00-11.30 waktu FITS dilanjutkan sesi kedua yaitu pukul 13.30 sampai 15.00 waktu FITS. Adapun perdagangan melalui SPPA dilakukan pukul 09.00-15.00 waktu SPPA di hari Senin-Jum’at.

Baca Juga : Reksadana Mandiri Sekuritas, Keuntungan Penggunaanya

Itulah jadwal perdagangan saham yang berlangsung di Indonesia berdasarkan jenis pasarnya. Mengikuti jam pasar saham menjadi kewajiban investor dan trader ketika berinvestasi. Karena semua transaksi saham yang dilakukan di luar jam pasar dianggap tidak sah. Artinya, jika seseorang jual beli saham sebelum maupun sesudah jam pasar berakhir maka transaksi tidak akan berhasil.

Baca Juga:  Kenapa Saham Unilever Turun_Ini Beberapa Alasannya

1 Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *