Pemupukan Tanaman Hias

Pemupukan Tanaman Hias – Memupuk menjadi kegiatan penting yang harus dilakukan oleh pemilik tanaman. Pemupukan tanaman hias sangat disarankan untuk memberikan nutrisi yang dibutuhkan. Selain itu, pertumbuhan tanaman hias menjadi lebih optimal dan tidak layu.

Pemilihan dan kualitas jenis pupuk perlu ditentukan berdasarkan kebutuhan tanaman. Pastikan pula pemberian pupuk harus sesuai takaran dan jadwal yang tepat. Berikut ini pembahasan selengkapnya mengenai memupuk tanaman hias yang wajib disimak.

Pentingnya Memupuk Tanaman Hias

Tanaman hias berisiko tinggi terkena penyakit serta kematian jika tidak dirawat dengan baik. Pemilik harus bisa memilih media tanam maupun penggunaan pupuk yang tepat. Pemilik dapat mencampurkan tanah dengan pupuk sebelum meletakkannya ke pot.

Proses pemupukan tanaman hias biasanya perlu dilakukan ulang, mengingat kandungan nutrisinya akan habis. Pemilik disarankan memberikan pupuk sesuai takaran yang tepat. Hal tersebut agar tidak menghambat proses penyerapan air serta pertumbuhan tanaman hias.

Selain itu, pemilik juga harus dapat memilih jenis pupuk yang sesuai supaya tanaman hias dapat berkembang secara optimal. Pastikan memilih pupuk yang mempunyai kandungan nutrisi yang bagus berdasarkan kebutuhan tanaman.

Perhatikan pula kondisi cuaca jika ingin memberikan pupuk pada tanaman hias. Jika cuaca panas, maka pemilik harus mengimbanginya dengan menyiram tanaman secara rutin.

Cara Memupuk Tanaman Hias

Proses pemupukan biasanya ditentukan berdasarkan jenis pupuk dan tanamannya. Jadi, pemilik tidak dapat menyamaratakan proses pemupukan, mengingat kebutuhan setiap tanaman berbeda. Berikut sejumlah cara memupuk untuk tanaman hias, antara lain:

Memupuk Lewat Daun

Proses pemupukan melalui daun cukup efektif diterapkan. Alasannya karena unsur hara bisa menyerap ke daun melalui proses osmosis serta difusi pada stomata. Nantinya daun akan membuka dan menutup stomata tergantung kebutuhan maupun lingkungannya.

Baca Juga:  Cara Mengawinkan Bunga Aglonema Dengan Mudah Dan Tips Merawatnya

Umumnya stomata berada di bagian bawah permukaan daun. Dengan begitu, pemilik bisa melakukan pemupukan dengan menyemprotkan cairan ke sisi bawah daun.

Nantinya unsur hara pada pupuk akan berdifusi bersama air ke dalam mulut daun.

Proses tersebut sebaiknya dilakukan saat pagi hari untuk menghindari daun terbakar. Pemupukan daun dilakukan untuk memenuhi unsur hara dalam jumlah rendah. Selain itu, pemilik bisa memakai pupuk NPK dengan dosis sesuai takaran selama sebulan sekali.

Melalui Tanah

Memupuk tanaman hias melalui tanah bisa diterapkan dalam beberapa cara seperti ditabur, dibenam maupun diencerkan dan disiramkan ke media. Pemilik juga perlu menyiram tanaman jika proses memupuk dengan ditabur atau dibenam di media tanam.

Alasannya agar pupuk bisa diserap dengan mudah oleh akar. Tidak hanya itu, pupuk yang dimasukkan ke media kering dapat membuat tanaman terbakar. Nantinya tanaman tersebut menjadi tidak sehat dan kering.

Kapan Waktu Terbaik Memupuk Tanaman Hias?

Tanaman hias mempunyai karakteristik berbeda dalam penyerapan unsur hara. Hal tersebut dapat mempengaruhi waktu memupuk dan jenis tanaman hias yang dimiliki. Ada baiknya jika pemilik memberikan pupuk 1-2 minggu sekali.

Kondisi cuaca juga harus diperhatikan ketika ingin melakukan pemupukan. Unsur hara akan mudah terlarut air ketika memupuk di musim hujan. Sebaliknya, pemilik harus sering memupuk saat musim kemarau agar tanaman tidak gampang layu atau rontok.

Tidak hanya itu, pemilik perlu memperhatikan pencahayaan karena kondisi harus optimal saat berfotosintesis. Pastikan tanaman hias memperoleh cahaya yang cukup supaya unsur hara terserap dengan baik. Tanaman berisiko mati jika diletakkan di tempat minim cahaya.

Dengan demikian pembahasan tentang pemupukan tanaman hias. Tentunya pemilik harus mengetahui cara memupuk berdasarkan jenis tanaman hias yang dimiliki. Dengan begitu, tanaman hias dapat tumbuh dengan sehat serta terhindar dari penyakit.

Baca Juga:  Mengenal Lebih Dekat - Mengajukan Kartu Kredit di Bank Danamon
Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *