Fixed Rate Obligasi

Fixed Rate Obligasi – Dijadikan sebagai surat berharga, obligasi tentu banyak digunakan untuk melakukan investasi dalam jangka yang telah ditentukan. Surat tersebut biasanya diberikan dari pihak perusahaan atau instansi dan tetap menerapkan kupon bunga saat pembayaran investasi. Memang fixed rate obligasi atau kupon bunga tersebut diterapkan sebagai imbalan ke perusahaan.

Mengenal Fixed Rate Obligasi

Disingkat dengan FR ini tentu diartikan sebagai tingkatan kupon yang telah ditetapkan pihak perusahaan sejak penerbitan hingga jatuh tempo. Sistem pembayaran fixed rate obligasi ini nantinya dibayar secara reguler berdasarkan dengan periode tertentu. Periode yang dimaksud ini seperti dalam jangka waktu per 3 bulan atau pun per 6 bulan sekali.

Mengenai besaran pembayaran yang harus dibayar oleh pihak investor tentu berdasarkan dengan jangka waktu yang dijadikan pilihan. Apabila memilih jangka waktu 6 bulan sekali, besaran pembayaran yang ditetapkan yakni 15 persen. Meskipun begitu, investor tetap akan memperoleh sebuah keuntungan dari capital gain yang didapatkan di Pasar Sekunder.

Nantinya investor bisa mendapatkan keuntungan jika harga jualnya mempunyai nilai yang lebih tinggi dibanding harga pembelian yang dilakukan. Di sinilah para investor dapat meraup keuntungan yang banyak sehingga bisa membayar kupon bunga yang telah ditentukan. Selain itu, investor juga bisa memperpanjang obligasi tersebut jika tanggal jatuh tempo sudah lewat.

Kelebihan Obligasi di Pasar Sekunder

Seperti yang dijelaskan sebelumnya, jika keuntungan dari FR Obligasi didapatkan di Pasar Sekunder. Olehnya itu, banyak investor yang lebih memilih melakukan obligasi di Pasar Sekunder karena mempunyai banyak kelebihan. Lalu apa saja kelebihannya? Berikut penjelasan terkait dengan kelebihan melakukan obligasi di Pasar Sekunder:

1. Bersifat Lebih Fleksibel

Kelebihan yang dimiliki jika melakukan obligasi di Pasar Sekunder memang lebih fleksibel karena bisa dibeli kapan pun. Artinya, selama tanggal dari jadwal jatuh tempo tiba tentu transaksi juga beli masih dapat dilakukan. Dengan begitu, investor dapat melakukan transaksi secara berulang-ulang karena peluang memperoleh capital gain jauh lebih besar.

Baca Juga:  Mengenal Reksadana Jangka Pendek Terbaik Yang minim Resiko

2. Peluang Mendapatkan Imbal Hasil Lebih Besar

Mendapatkan imbalan dari hasil penjualan tentunya sangat besar jika melakukan obligasi di pasar tersebut. Namun sebelum melakukan penjualan atau pembelian, investor harus mengetahui bagaimana kondisi pasar. Dengan begitu, investor sudah bisa merencanakan waktu yang tepat untuk digunakan bertransaksi agar memperoleh keuntungan.

Baca Juga : Cara Beli Saham Indofood Bagi Investor Pemula

3. Jangka Waktu yang Panjang

Melakukan obligasi di pasar tersebut tentu memberikan jangka waktu yang sangat panjang sehingga keuntungan akan terus didapatkan. Dimana jangka waktu yang ditawarkan ini hingga 50 tahun lamanya. Selain itu, mata uang yang digunakan untuk melakukan investasi ini adalah mata uang rupiah saja. Olehnya itu, investor bisa langsung menyiapkan dana terlebih dahulu.

4. Terjamin Aman

Menyimpan uang sebagai dana investasi di Pasar Sekunder tentu dianggap sangat aman dan tidak akan mengalami kerugian. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa investor lebih memilih melakukan obligasi di pasar tersebut. Selain itu, keamanan ini dijamin langsung oleh pemerintah yang akan memberikan pengembalian modal pokok jika masa jatuh tempo sudah tiba.

5. Mempunyai Produk yang Bervariasi

Banyak produk yang ditawarkan menjadi kelebihan yang dimiliki apabila ingin melakukan investasi di Pasar Sekunder. Dengan begitu, investor bebas dalam memilih produk yang diinginkan seperti mata uang IDR atau rupiah. Produk ini mempunyai kupon tetap yang disebut sebagai FR Obligasi dan harus dibayar dalam jangka yang telah ditentukan.

Baca Juga : Harga Saham Unilever Per Lot Dan Cara Membelinya

Itulah penjelasan lengkap terkait dengan pengertian dari fixed rate obligasi dan kelebihan jika melakukan obligasi di Pasar Sekunder. Memang FR tersebut dijadikan sebagai kupon bunga yang nantinya akan dibayarkan oleh investor saat proses transaksi. Dengan begitu, potensi untuk mendapatkan keuntungan pun bisa diraih oleh investor.

Share:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *